Senin, 16 Oktober 2017

Wisata Edukasi Kebumian di Museum Geologi Bandung

Marikitapiknik - kali ini akan berjalan-jalan menikmati indahnya kota Bandung memang tiada duanya, berbagai jenis oleh-oleh khas bandung bisa anda dapatkan dihampir seluruh sudut kota Bandung, namun ada baiknya jika sekali-kali anda betamasya dengan oleh-oleh ilmu pengetahuan. Di Bandung terdapat banyak tempat yang dapat menambah wawasan anda termasuk wawasan mengenai kebumian di Indonesia. Untuk anda yang tertarik mengenai geografi, geologi atau semacamnya anda dapat berkunjung ke Museum Geologi Bandung. Ditempat ini kita dapat melihat keadaan bumi disini juga dijelaskan mengapa di Indonesia sering terjadi gempa? Jadi penasaran untuk mencari tahu banyak hal tentang bumi yang sedang kita tinggali ini.

Museum ini dikelola oleh Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral atau sering kita singkat dengang Kementrian ESDM. Tempat yang mudah diakses dengan kendaraan umum dengan area parkir yang luas akan membantu memudahkan liburan anda. Museum yang didirikan pada tanggal 16 Mei 1928 ini di resmikan oleh pemerintahan Hindia-Belanda setahun setelah didirikan yang kemudian direnovasi dengan bantuan dana dari Japan International Cooperation Agency (JICA).


Tempat yang pada awalnya digunakan sebagai laboratorium dan tempat penyimpanan hasil penelitian pertambangan dan Geologi ini memiliki Koleksi yang sangat banyak mulai dari macam-macam batuan hingga mineral yang berasal dari daerah yang ada di seluruh Indonesia. Hal lain yang menarik di museum ini adalah koleksi benda-benda sejarah seperti fosil manusia purba hingga binatang yang hidup ribuan tahun yang lalu. Kelengkapan koleksi di museum ini juga ditunjukkan dengan adanya alat-alat lapangan yang sering dipakai untuk kepentingan penelitian geologi.

Museum ini dibangun dengan dua lantai dimana setiap laintainya berisi bagian-bagian ruang yang sudah diatur sedemikian menarik sesuai dengan barang koleksinya. Di bagian lantai pertama terdapat tiga ruangan yakni ruang orientasi tengah, ruang sayap barat dan yang terakhir adalah ruang sayap timur. Di bagian tengah anda dapat melihat peta geografi Indonesia secara keseluruhan dalam bentuk relief serta layar yang sangat lebar yang akan menayangkan berbagai aktifitas geologi dalam bentuk yang menarik seperti animasi.

Sekarang kita beralih pada ruangan utama di lantai satu yang terletak di sayap barat, disini anda akan melihat semua hal yang berhubungan dengan keadaan geografi serta geologi Indonesia, dan tebak!! Anda juga dapat melihat tulang-tulang makhluk purba disini seperti tulang-tulang dinasaurus. Di salah satu sudut ruangan ini anda akan melihat sebuah peta yang menunjukkan tentang bagaimana proses terbentuknya Indonesia dan perkembangan pembentukan kepulauan Indonesia yang terkait langsung dengan teori lempeng tektonik.

Setelah informasi mengenai batuan dan mineral sudak diluar kepala kini saatnya beralih ke ruangan sayap sebelah kiri, diruangan ini juga sangat menarik karena anda akan melihat berbagai perkembangan makhluk hidup terutama yang langka yang pada akhirnya berevolusi menjadi makhluk modern. Di tempat ini di gambarkan mengenai perkembangan kehidupan pada setiap waktunya yang diawali dengan terbentuknya bumi  pada milyaran tahun yang lalu. Sudah puas di lantai satu kini saatnya ke lantai yang lebih tinggi, di lantai atas ini anda akan diberikan keilmuan mengenai minyak, gas, bumi, pendayagunaan sumber dan cadangan air bawah tanah serta berbagai pertambangan yang ada di Indonesia termasuk didalamnya tambang emas Freeport di Papua. Keadaan tambang-tambang tersebut ditampilkan dalam sebuah maket yang terletak di bagian tengah.


Tidak sulit menemukan musium ini, Museum Geologi ini berlokasi di tepi jalan Dipenogoro, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, letaknya tidak jauh dari gedung sate dan juga lapangan Gasibu, jika anda datang menggunakan kendaraan pribadi  dan datang dari luar kota anda dapat menuju Bandung ke arah tol pasteur dari sana anda harus lurus terus dan melewati Jembatan layang Pasupati hingga di Gasibu anda dapat menuju arah Gedung sate dan belok kiri, tidak jauh dari sana anda akan menemukan Museum Geologi Bandung.

Namun jika anda datang dengan menggunakan kendaraan umum dari Terminal Leuwi panjang anda dapat menggunakan bis damri yang ke arah dago disana anda dapat meminta pak supir untuk menurunkan anda di perempatan Juanda-Dipenogoro-Sulanjana. Dari situ anda dapat menggunakan angkot dengan nomor 05 berwarna hijau-hitam jurusan Cicaheum-Ledeng karena angkot ini akan turun tepat di depan museum Geologi. Jika anda dari terminal cicaheum anda dapat langsung nain angkot dengan jurusan cicaheum-Ledeng dan turun langsung di depan museumnya.

Museum yang dibuka dari pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB ini hanya dapat anda kunjungi pada hari senin hingga kamis saja  sedangkan pada hari sabtu dan minggu museum ini hanya buka dari pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB. Untuk hari jum’at  dan hari libur Nasional museum unik ini tidak dibuka untuk umum. Tiket masuk museum ini untuk pelajar atau mahasiswa sebesar Rp 2.000/orang dan untuk wisatawan  domestik Rp 3.000/orang sedangkan untuk wisatawan asing sebesar Rp. 10.000/orang. Jika anda belum mengerti masalah batu-batuan atau kebumian jangan khawatir di tempat ini terdapat penjelasan yang cukup rinci mengenai jenis batu-batuan dan juga kebumian yang terdapat di panel-panel setiap koleksi, jadi anda tidak akan merasa rugi berkunjung ke museum ini karena selain menyenangkan juga dapat menambah wawasan anda khususnya mengenai batu-batuan dan geologi di Indonesia.


EmoticonEmoticon